TATA SURYA

HALO ANAK- ANAK KITA AIKAN MELANJUTKAN PEMBELAJARAN KALI INI.

huruf pernahkah kamu amati langit pada malam hari? Benda-benda apa saja yang kamu lihat di langit? Pasti kamu akan melihat ribuan benda langit. Di antara benda-benda langit tersebut ada yang disebut bintang dan ada juga yang disebut planet. Ketika pagi menjelang,

masihkah kamu dapat melihat benda-benda langit tersebut? Tentu saja tidak, karena di siang hari kamu hanya dapat melihat Matahari di langit. Ketika malam datang, barulah kamu dapat melihat kembali benda-benda langit tersebut. Mengapa demikian?

Peristiwa tersebut di atas akan kita pelajari dalam Bab 6 ini, yaitu sistem Tata Surya. Segala sesuatu yang berkaitan dengan sistem Tata Surya akan berpengaruh terhadap sistem kehidupan di Bumi. Maha besar Tuhan yang telah menciptakan alam dengan begitu agungnya. Oleh karena itu, marilah belajar dengan sungguhsungguh, senantiasa bersyukur serta berusaha untuk menjaga karunia-Nyasebagai wujud ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kelak menjadi manusia yang cerdas dan peduli terhadap semua ciptaan Tuhan SWT.

1bumi

Sumber: nasa.gov

Gambar 6.1. Penampakan Bumi

Ayo Kita Pelajari Sistem tata surya, apa sih Sistem tata surya itu?

 

Tata surya adalah susunan benda-benda lagit yang terdiri atas Matahari sebagai pusat tata surya, planet-planet, komet, meteoroid, dan asteroid yang mengelilingi Matahari.

ada beberapa teori tentang PUSAT TATA SURYA, antara lain :

1.Teori Geosentris

Menganggap bumi sebagai pusat alam semesta yang diam sedangkan planet lain bergerak mengitari bumi

2.Teori Heliosentris

Menganggap matahari sebagai pusat tata surya dan benda-benda langit berputar mengitarinya

Pada awal tahun 1600an, Johannes Kepler seorang ahli matematika dari Jerman mulai mempelajari orbit planet-planet. Kepler menjelaskan tata surya dengan Hukum I Kepler yakni “Setiap planet bergerak dalam orbit elips mengitasi matahari, dengan mata hari berada di salah satu titik fokus elips”

kepler

Perihelium : posisi planet terdekat dengan matahari

Aphelium : posisi planet terjauh dengan matahari

Selanjutnya kita akan mempelajari tentang anggota sistem tata surya.

1.Planet

Merupakan benda gelap(benda yang tidak menghasilkan cahaya) yang dapat dilihat karena dapat memantulkan sebagian sinar matahari ke mata kita. Ada delapan planet di tata surya kita yaitu : Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

2planet

2.Satelit

Merupakan benda langit yang bergerak mengitari planet dan bersama planet mengelilingi matahari. Planet yang tidak memiliki satelit adalah merkurius dan venus. Bumi memiliki satu satelit yaitu bulan.

bulan

gambar permukaan bulan

3.Komet (bintang berekor)

Merupakan benda langit yang tersusun oleh batuan es sangat padat dan debu. Ketika mendekati matahari es akan menguap membentuk ekor.

4.Meteoroid, meteor dan meteorit

  • Meteoroid adalah batu-batu angkasa yang melayang-layang bebas di angkasa dan bergerak cepat. meteoroid tidak memiliki lintasan yang beraturan dan tidak mengorbit kepada matahari.
  • Meteor merupakan meteoroid yang jatuh dan masuk ke dalam atmosfer bumi. Ketika meteor jatuh ke bumi, akan terjadi gesekan dengan atmosfer sehingga benda tersebut akan panas dan terbakar. Sering disebut bintang jatuh
  • Meteorit merupakan meteor yang tidak habis terbakar dan mencapai permukaan bumi. Dapat berupa batu kecil, bahkan ada yang besar sehingga menghasilkan kawah.

5.Asteroid

asteroid terdiri atas berbagai macam benda atau objek yang tidak beraturan bentuknya, objek tersebut disebut dengan asteroid atau planet kerdil. Sabuk asteroid terletak diantara orbit planet Mars dan Jupiter. Sabuk asteroid juga digunakan sebagai pembeda planet dalam dan planet luar.

asteroid

gambar sabuk asteroid

Planet dalam terdiri atas: merkurius, venus, bumi, mars. Sedangkan planet luar terdiri atas Jupiter, saturnus, Uranus dan neptunus

6.matahari

bagian-bagian matahari meliputi :

a.Inti Matahari

memiliki suhu sekitar 15 juta ℃. Energi dari inti akan diradiasikan ke lapisan luar Matahari dan kemudian sampai ke ruang angkasa.

b.Fotosfer

memiliki suhu sekitar 6.000 , Ketebalan sekitar 500 km. Melalui fotosfer, sebagian besar radiasi Matahari ke luar dan terdeteksi sebagai sinar Matahari yang kita amati di Bumi.

Di dalam fotosfer terdapat bintik Matahari, yaitu daerah dengan medan magnet yang kuat dan dingin serta lebih gelap dari wilayah sekitarnya

c.Kromosfer

memiliki suhu sekitar 6 ribu sampai 50 ribu  dan ketebalannya 2.000 km. Kromosfer akan terlihat seperti gelang merah yang mengeliling Bulan pada waktu terjadi gerhana Matahari total.

Korona

merupakan lapisan terluar Matahari dengan suhu sekitar 1.000.000 dan ketebalannya sekitar 700.000 km. Bentuknya berubah-ubah, terlihat mengelilingi matahari saat gerhana matahari cincin

 

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai